Edukasi Penggunaan Internet CAKAP dan Whitelist di Kota Banda Aceh

Posted by:

WhatsApp Image 2017-04-28 at 16.25.04 WhatsApp Image 2017-04-28 at 16.25.09

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A. Pangerapan meminta guru bimbingan konseling dapat mengarahkan siswa untuk mengakses konten positif di internet sekaligus melindungi dari konten negatif. “Jadi kita memproteksi anak-anak kita agar mereka tidak tersesat di konten-konten negatif di dunia internet tetapi kita arahkan mereka ke konten-konten positif,” imbaunya dalam acara Edukasi Penggunaan Internet Cerdas, Kreatif, Produktif, dan Whitelist di Gedung Dilo, Banda Aceh, NAD,

Dirjen Semuel mengatakan, pembekalan kepada siswa sekolah diperlukan agar mereka tidak mengakses konten yang tidak produktif.  “Kalau internet bisa diakses oleh semua orang dan kita tidak bisa memberikan pembekalan kepada anak-anak kita, yang ada mereka bisa mengakses hal-hal yang tidak produktif seperti pornografi dan kebencian,” katanya.

Menurut Semuel A. Pangerapan, teknologi internet memang mengubah tatanan hidup manusia di dunia. “Pertama kali internet ditemukan ide awalnya adalah bagaimana menyebarkan informasi, untuk bertukar pendidikan, tentang riset. Tahun 1995 adalah pertama kali layanan internet masuk secara resmi di Indonesia. Sebelumnya internet digunakan oleh mahasiswa. Sekarang internet dapat digunakan oleh siapapun tanpa batas umur termasuk anak-anak,” kata Semuel.

Oleh karena itu, Semuel menegaskan agar setiap orang dapat memanfaatkan internet dengan baik dan menyikapi dunia internet sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. “Sebenarnya dunia internet itu sama saja dengan dunia nyata. Kita harus mendidik bahwa internet itu bukan dunia yang beda. Internet merupakan bagian realitas kita” tuturnya.

Dalam pandangan Dirjen Semuel, setiap anak harus diajarkan untuk melakukan posting di dunia internet secara bijak. “Anak-anak harus disadarkan bahwa mereka bisa terdeteksi siapa yang memposting. Di internet semua tercatat. Kalau kita sekali buat kesalahan, mungkin kita sudah menghapus posting kita tapi sudah tercatat. Jadi sebelum posting, pikir dulu, apakah yang mau diposting baik atau tidak.

 

 

0

About the Author:

  Related Posts
  • No related posts found.

Add a Comment